Postingan

Menampilkan postingan dengan label Serambi Soekarno

Serambi Soekarno, Narasi Perjuangan Bangsa

Gambar
  Pagi ini aku menapaki perlahan demi perlahan bukit kecil di balik gereja tua itu, sembari membayangkan Soekarno muda hari-harinya melewati lorong-lorong yang sama dengan lorong yang aku lalui menuju ke serambi itu.       Aku memparadekan diriku dalam aura dan citra diri Soekarno Muda. Seorang intelektual dengan bara revolusi yang menggelora mencapai Indonesia merdeka. Revolusi yang tidak akan pernah berhenti karena revolusi bangsanya adalah revolusi ciptaan Tuhan.      Nasib aku masih lebih baik dari nasib Bung Karno , jalanan yang kulalui sekarang tak seperti deskripsinya Bung Karno perihal Ende di Tahun Tiga Puluhan. Jalan utamanya adalah jalanan tanah bekas tebasan hutan. Di musim hujan terjadi kubangan lumpur yang becek, dan bila matahari bersinar dengan terik, lumpur itu mengeras dan jalanan itu memiliki lubang dan alur baru .(Cindy Adams, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat.2007: 153).     Adalah Pate...